MATERI KULIAH HUKUM KESEHATAN – STIKES HUSADA BORNEO

Rizana Mirza, SH, MKes.

PENGANTAR HUKUM KESEHATAN

leave a comment »

Awal thn 460 SM :
Hippocrates  berusaha untuk merasionalkan ilmu kedokteran dengan menekankan arti pentingnya “pengobatan dan kemanusian”.

Abad ke 15 :
Ilmu pengobatan mengalami perubahan dari sifat mistis ke arah moralis dan paternalistik.

Abad ke 18 – 19 :
Tumbuh perubahan kegiatan ilmu kedokteran yg dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi dari faktor permintaan penawaran dgn pola hidup konsumerisme yg mengakibatkan “aneka persoalan sosial dibidang pengobatan” dan tumbuhnya konflik kepentingan antara pasien dan dokter.

Abad ke 20 :
Perluasan hukum kedokteran menjadi hukum kesehatan yg ditandai dengan perubahan sosial tentang “hak asasi manusia”, dan sejak itu tumbuh hubungan “kontraktual”.

Hak asasi manusia yg berhubungan dgn segi kedokteran maupun segi kesehatan (The UN Universal Declaration of Human Rights 1948) :
1. The Right to Health Care
2. The Right to Self Determination
3. The Right to Information

Dua pandangan tentang masuknya disiplin hukum dalam bidang kesehatan :
1. Profesi kedokteran bebas ;
2. Dokter tidak dapat dibiarkan bebas ;

Diperkecil  : Memahami arti penting suatu ketentuan hukum di dalam  masyarakat  serta  memahami  tujuan dan tugas pokok dalam kehidupan bersama.

Fungsi hukum dalam kehidupan bersama adalah :

1. Menetapkan hubungan antara anggota dalam masyarakat.

2. Memberikan   wewenang   kepada  pribadi  atau  lembaga  tertentu untuk  mengambil  suatu  keputusan  mengenai  soal  publik/umum

3. Menunjukan  suatu  jalan  bagi  penyelesaian pertentangan dengan menggariskan   apa  yang   diijinkan   dan  apa   yang   dilarang disertai dengan sanksi-sanksinya.

Tujuan Hukum :  untuk mencapai ketertiban & kedamaian.

Tugas hukum :

1. Membagi hak & kewajiban antara perorangan di dlm masyarakat ;

2. Membagi kewenangan kepada pribadi atau lembaga tertentu ;

3. Mengatur cara memecahkan lembaga hukum.

Pengertian / defenisi Hukum Kesehatan :

¨  Tim Pengkajian Hukum Kesehatan BPHN Dep. Kehakiman RI :

Hukum kesehatan  adalah  ketentuan – ketentuan  hukum yang mengatur ttg hak & kewajiban, baik dari tenaga kesehatan dlm melaksanakan upaya  kesehatan  maupun  dari  individu  atau masyarakat  yg  menerima  upaya  kesehatan  tsb  dalam segala asfeknya yaitu asfek promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif &diperhatikan pula asfek organisasi & sarana.

Pedoman – pedoman  medis  internasional, hukum kebiasaan & hukum  otonom  di bidang  kesehatan, ilmu  pengetahuan dan literatur medis merupakan pula sumber hukum kesehatan.

PERHUKI ( Perhimpunan Hukum Kesehatan Indonesia ) :

Hukum  Kesehatan   adalah   semua   yang  berhubungan langsung dengan pemeliharaan atau pelayanan kesehatan dan penerapannya serta hak & kewajiban  sebagai  penerima pelayanan maupun dari pihak   penyelenggara   pelayanan   kesehatan  dalam  segala  asfek organisasi, sarana,pedoman-pedoman medis nasional / internasional, hukum  di bidang  kesehatan, jurisprudensi  serta ilmu pengetahuan bidang kesehatan kedokteran.

Sedangkan yg  dimaksud dgn hukum kedokteran adalah bagian dari hukum kesehatan yg menyangkut pelayanan medis.

Written by rizanamirza

September 23, 2009 pada 6:14 am

Ditulis dalam Kuliah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: