MATERI KULIAH HUKUM KESEHATAN – STIKES HUSADA BORNEO

Rizana Mirza, SH, MKes.

HAK SERTA KEWAJIBAN PASIEN DAN DOKTER

leave a comment »

PENDAHULUAN

Pembukaan UUD 1945  Sila II Pancasila ( Kemanusiaan yang adil & beradab).

“Declaration of Human Rights” PBB (1948)

HUBUNGAN DOKTER–PASIEN :

Jenis hubungan dokter-pasien sangat dipengaruhi oleh etika profesi kedokteran, sebagai konsekuensi kewajiban profesi yg memberikan batasan atau rambu-rambu hubungan tersebut. Kewajiban tersebut tertuang dlm prinsip moral profesi.

PRINSIP MORAL PROFESI

PRINSIP UTAMA :

Menghormati hak-hak pasien ( Autonomi ).

Berorientasi kepada kebaikan pasien ( Beneficence ).

Tidak mencelakakan atau memperburuk keadaan pasien ( Non Maleficence).

Keadilan distribusi, meniadakan diskriminasi ( Justice ).

PRINSIP TURUNAN :

Veracity ( Kebenaran = Truthfull information ).

Fidelity ( Kesetiaan ).

Privacy.

Confidentiality ( Menjaga kerahasiaan ).

HAK PASIEN ( KODEKI ) :

  • Hak untuk hidup, hak atas tubuhnya sendiri dan hak untuk mati secara wajar.
  • Memperoleh pelayanan kedokteran yg manusiawi sesuai dgn standar profesi kedokteran.
  • Memperoleh penjelasan ttg diagnosis dan terapi dari dokter yg mengobatinya.
  • Menolak prosedur diagnosis & terapi yg direncanakan, bahkan dpt menarik diri dari kontrak terapeutik.
  • Memperoleh penjelasan ttg riset kedokteran yg akan diikutinya.
  • Menolak atau menerima keikutsertaannya dlm riset kedokteran.
  • Dirujuk kepada dokter spesialis kalau diperlukan, dan dikembalikan kepada dokter yg merujuknya setelah selesai konsultasi atau pengobatan untuk memperoleh perawatan atau tindaklanjut.
  • Kerahasiaan dan rekam mediknya atas hal pribadi.
  • Memperoleh penjelasan ttg peraturan-peraturan rumah sakit.
  • Berhubungan dgn keluarga, penasehat atau rohaniawan dll yg diperlukan selama perawatan di RS.
  • Memperoleh penjelasan ttg perincian biaya perawatan & biaya lainnya di RS.

KEWAJIBAN PASIEN :

  • Memeriksakan diri sedini mungkin kepada dokter.
  • Memberikan informasi yg benar dan lengkap ttg penyakitnya.
  • Mematuhi nasehat dan petunjuk dokter.
  • Menandatangani surat-surat PTM, surat jaminan dirawat di RS dsb.
  • Yakin pada dokternya dan yakin akan sembuh.
  • Melunasi segala biaya perawatan di RS.

KEWAJIBAN DOKTER :

  • Keselamatan pasien adalah hukum yang tertinggi ( utama ) è “Aegroti Salus Lex Suprema

HAK DOKTER :

  • Melakukan praktek dokter setelah memperoleh Surat Ijin Dokter (SID) dan Surat Ijin Praktek (SIP).
  • Memperoleh informasi yg benar dan lengkap dari pasien / keluarga ttg penyakitnya.
  • Bekerja sesuai standar profesi.
  • Menolak melakukan tindakan medik yang bertentangan dgn etika, hukum, agama dan hati nuraninya.
  • Mengakhiri hubungan dgn seorang pasien, jika menurut penilaiannya kerjasama pasien dengannya tidak ada gunanya lagi, kecuali dlm keadaan gawat darurat.
  • Menolak pasien yg bukan bidang spesialisasinya, kecuali dlm keadaan darurat atau tidak ada dokter lain yg mampu menanganinya.
  • Hak atas “privacy’ dokter.
  • Ketenteraman bekerja.
  • Mengeluarkan surat-surat keterangan dokter.
  • Menerima imbalan jasa.
  • Menjadi anggota perhimpunan profesi.
  • Hak membela diri.

PENUTUP

Written by rizanamirza

September 23, 2009 pada 4:58 am

Ditulis dalam Kuliah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: